Implikasi Murtad terhadap Keabsahan Perkawinan: Analisis Komparatif Empat Mazhab
Main Article Content
Abstract
This study examines the implications of apostasy on the validity of marriage from the perspective of the four major schools of Islamic jurisprudence, in light of the increasing number of religious conversion cases that raise family law issues in Indonesia. The aim of this research is to comparatively analyze the views of the Hanafi, Maliki, Shafi‘i, and Hanbali schools regarding the legal status of marriage after apostasy and its relevance within the context of national family law. The method employed is a Narrative Literature Review with a qualitative approach based on content analysis of classical fiqh literature and contemporary academic studies. The findings indicate fundamental differences among the schools in interpreting the validity of marriage and its legal implications; however, Indonesian Islamic law tends to adopt the principle of maslahah to uphold family justice and the protection of children.
Article Details
References
Affan, M. S., & Holil, H. (2025). Analisis tentang status anak pada pasangan murtad dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 45–59. https://consensus.app/papers/analisis-tentang-status-anak-pada-pasangan-murtad-affan-holil/34e7970443865f3aad93c7eb68220155
Amanda Prasxilia Chairunesa. (2023). Keabsahan perkawinan yang dilaksanakan dengan ayah tiri dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Al-Ahwal, 15(2), 112–130. https://consensus.app/papers/keabsahan-perkawinan-yang-dilaksanakan-dengan-ayah-tiri-chairunesa/177093c44ce5557fb1745b66eb50c9a7
Aris Masruchi, Z. (2023). Hukum Islam dan maslahah mursalah berdasarkan perspektif maqasid al-syariah. Jurnal Hukum dan Syariah, 11(1), 78–93. https://consensus.app/papers/hukum-islam-maslahah-mursalah-berdasarkan-perspektif-masruchi/6d14e5979140566eb0626c5a75d7d57e
Bashor, W., & Almurni, A. (2025). Metodologi al-fiqh al-muqāran: Pendekatan dan dampaknya terhadap hukum Islam kontemporer. Jurnal Al-Qanun, 13(1), 25–40. https://consensus.app/papers/metodologi-alfiqh-almuqāran-pendekatan-dan-dampaknya-bashor-almurni/e449fb98757f5d32a432b291402a672f
Darlius. (2024). Hukum menikahi saudara perempuan mantan istri: Studi perbandingan empat mazhab. Jurnal Fiqhiyyah, 12(2), 88–104. https://consensus.app/papers/hukum-menikahi-saudara-perempuan-mantan-istri-studi-darlius/0ed180fdea065c55bb5f9a0f6cc45e21
Fitriani, R., & Aziz, A. (2019). Tinjauan hukum Islam tentang pembebanan mut’ah dan nafkah iddah terhadap suami dalam perceraian. Jurnal Al-Manhaj, 8(2), 115–130. https://consensus.app/papers/tinjauan-hukum-islam-tentang-pembebanan-mut-’-ah-dan-nafkah-fitriani-aziz/cee42965aa5d5d1cbc0a972b4c9825e5
Ghasani, S. N., & Effendy, D. (2023). Keabsahan perkawinan beda agama dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Jurnal Asy-Syariah, 15(1), 65–82. https://consensus.app/papers/keabsahan-perkawinan-beda-agama-dalam-perspektif-hukum-ghasani-mh/8f8140ff47e4533cb11b8da4b6bb807e
Haris, M. (2012). Metodologi penemuan hukum Islam: Pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Jurnal Ulumuddin, 6(2), 77–91. https://consensus.app/papers/metodologi-penemuan-hukum-islam-haris/1a00d14cff8c5871b0610334c87aeb90
Husni Mubarok MR. (2025). Sanksi pelaku murtad dalam perkawinan yang masih tinggal bersama pasangan Muslim. Jurnal Hukum Islam, 13(1), 34–51. https://consensus.app/papers/sanksi-pelaku-murtad-dalam-perkawinan-yang-masih-tinggal-mr/09408bd2b6ec5f4f83d8c59c38ce6351
Idris Nasution, M., & Syam, S. (2024). Kompetensi pengadilan agama memfasakh perkawinan atas dasar kemurtadan salah satu pasangan. Jurnal Peradilan Agama, 14(2), 66–80. https://consensus.app/papers/kompetensi-pengadilan-agama-memfasakh-perkawinan-atas-nasution-syam/fd3fa12e2dfb51bca1261f07050cd21f
Kamal, M. (2017). Konsep tathbîq dalam pemikiran hukum Islam kontemporer. Jurnal Syariah, 9(2), 122–139. https://consensus.app/papers/konsep-tathbîq-dalam-pemikiran-hukum-islam-kamal/1ab74f8eb8465c86afcf40de765556cf
Khalid, K. (2018). Pandangan fuqaha tentang kewarisan anak dari hasil perkawinan tidak sah. Jurnal Al-Ahkam, 16(2), 187–203. https://consensus.app/papers/pandangan-fuqaha-tetang-kewarisan-anak-dari-hasil-khalid/20d9bebd3a275d408139999acf339da8
Mahdi, M., & Lewa, I. (2021). Pandangan imam mazhab terhadap wali bagi janda dalam perkawinan ulang. Jurnal Al-Ahwal Asy-Syakhsiyyah, 12(1), 58–71. https://consensus.app/papers/pandangan-imam-mazhab-terhadap-wali-bagi-janda-mahdi-lewa/a9c0f8bf4c5d5e1a8c78ea8604dc2d6a
Muhazir. (2021). Status hukum pernikahan Muslim pasca perpindahan agama salah satu pasangan. Jurnal Ilmu Syariah, 10(3), 203–219. https://consensus.app/papers/status-hukum-pernikahan-muslim-pasca-perpindahan-muhazir/dff79cf5d34d5235974c8ea2b41a7a6a
Rizki Amar, R., & Dharma, T. (2024). Kedudukan pencatatan terhadap keabsahan perkawinan dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Jurnal Asy-Syariah, 16(2), 90–106. https://consensus.app/papers/kedudukan-pencatatan-terhadap-keabsahan-perkawinan-amar-dharma/cdf7a1c4e6e856a2b8510113b8e6dac6
Sebriyani, Y. (2023). Perlindungan hukum terhadap anak dalam perceraian berdasarkan hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Jurnal Al-Ahkam, 17(1), 55–73. https://consensus.app/papers/perlindungan-hukum-terhadap-anak-dalam-perceraian-sebriyani/7f97c28c719a5de8aa4739a4344f59b6
Septiyani, I. T. (2022). Analisis hukum Islam terhadap pembatalan perkawinan atas dasar perbedaan agama. Jurnal Hukum Keluarga, 10(1), 101–118. https://consensus.app/papers/analisis-hukum-islam-terhadap-pembatalan-perkawinan-atas-septiyani/f1243b1de9e755e0b0eab53fe8c92c66
Shidqiah, H., Husni, M., & Shaleh, A. (2025). Analisis sejarah perkembangan mazhab fiqh dan pengaruhnya terhadap hukum Islam kontemporer. Jurnal Syariah dan Pemikiran Islam, 9(2), 211–227. https://consensus.app/papers/analisis-sejarah-perkembangan-mazhab-fiqh-dan-shidqiah-husni/a9823bf4f70757a28d61d7f6ad88e441
Yaqin, A. (2018). Rekonstruksi maqāṣid al-syarī‘ah dalam pengembangan hukum Islam kontemporer. Jurnal Al-Fikr, 19(1), 33–49. https://consensus.app/papers/rekonstruksi-maqâshid-alsyarîah-dalam-pengembangan-yaqin/6da55846bcbd503dae3699caa302de92
Yusefri, Y. (2023). Analisis pasal 32, 33, dan 34 KUH Perdata dalam perspektif hukum keluarga Islam. Jurnal Hukum Islam, 15(2), 141–156. https://consensus.app/papers/analisis-pasal-32-33-dan-34-kuh-perdata-dalam-perspektif-yusefri/caf49daca8455eb7ae0edfa237a47af8